Porter Sadarehe, Kegunaan Colosseum atau yang aslinya bernama Amphitheatrum Flavium
Colosseum, atau yang aslinya bernama Amphitheatrum Flavium, adalah salah satu struktur paling ikonik dalam sejarah manusia. Dibangun pada abad pertama Masehi di pusat kota Roma, gedung ini memiliki berbagai kegunaan yang berubah seiring berjalannya waktu.
Berikut adalah rincian kegunaan Colosseum dari masa Romawi Kuno hingga saat ini:
1. Kegunaan di Zaman Romawi Kuno (Masa Kejayaan)
Pada masa ini, Colosseum berfungsi sebagai pusat hiburan rakyat yang dapat menampung sekitar 50.000 hingga 80.000 penonton. Kegunaan utamanya meliputi:
- Pertarungan Gladiator (Munera): Acara paling populer di mana para petarung (biasanya budak atau tawanan perang) bertarung satu sama lain, terkadang sampai mati, demi kehormatan dan hiburan publik.
- Perburuan Hewan Liar (Venationes): Pertunjukan yang menampilkan hewan eksotis dari seluruh penjuru kekaisaran (seperti singa, gajah, dan beruang) yang diburu oleh petarung khusus (bestiarii).
- Eksekusi Publik: Narapidana atau musuh negara sering kali dieksekusi di arena sebagai tontonan publik, terkadang dengan cara yang sangat dramatis.
- Drama Mitologi: Pementasan cerita-cerita legenda Romawi yang sering kali menggunakan dekorasi panggung yang sangat realistis (seperti pohon atau gunung sungguhan yang muncul dari bawah tanah).
- Pertempuran Laut Buatan (Naumachiae): Pada awal pembukaannya, arena Colosseum bisa dibanjiri air untuk merekonstruksi pertempuran laut yang besar.
Fungsi Politik: Di balik hiburannya, Colosseum adalah alat politik bagi kaisar untuk menerapkan kebijakan "Panem et Circenses" (Roti dan Sirkus). Dengan memberikan makanan dan hiburan gratis, kaisar dapat menjaga dukungan rakyat dan mencegah pemberontakan.
2. Kegunaan Setelah Runtuhnya Kekaisaran Romawi
Setelah penggunaan arena untuk pertunjukan berdarah dihentikan pada abad ke-6, bangunan ini beralih fungsi menjadi:
- Benteng Pertahanan: Digunakan oleh keluarga bangsawan Roma sebagai markas militer.
- Tempat Tinggal dan Bengkel: Ruang-ruang di bawah lengkungan Colosseum sempat dijadikan rumah tinggal, toko, dan gudang.
- Tambang Material: Selama berabad-abad, batu marmer dan besi dari Colosseum diambil untuk membangun gedung-gedung lain di Roma, termasuk Basilika Santo Petrus.
- Situs Keagamaan: Gereja Katolik kemudian menetapkannya sebagai tempat suci untuk mengenang para martir Kristen yang diyakini gugur di sana.
3. Kegunaan di Masa Modern
Saat ini, Colosseum tidak lagi digunakan untuk pertunjukan, melainkan berfungsi sebagai:
- Monumen Sejarah & Pariwisata: Salah satu situs warisan dunia UNESCO yang paling banyak dikunjungi di dunia, menjadi simbol kejayaan teknik arsitektur Romawi.
- Upacara Keagamaan: Setiap hari Jumat Agung, Paus memimpin prosesi Jalan Salib (Via Crucis) di area ini untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus.
- Simbol Kampanye Kemanusiaan: Cahaya Colosseum sering diubah warnanya (misalnya menjadi emas) ketika ada negara yang menghapuskan hukuman mati, sebagai simbol perjuangan hak asasi manusia.
Apakah Anda ingin tahu lebih dalam mengenai struktur rahasia di bawah lantai arena (Hypogeum) yang digunakan untuk menyembunyikan hewan dan gladiator?






0 Komentar